Jakarta, 1 April 2024 – Pusat Data dan Informasi mengadakan Rapat koordinasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dilaksanakan di Ruang Aula, Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jl. Salemba Raya No. 28A, Jakarta Pusat. Dalam kegiatan rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Kepala Pusat Data dan Informasi Perpustakaan Nasional RI, Pejabat Tinggi Madya, Pejabat Tinggi Pratama, dan Kepala UPT Perpustakaan Bung Karno dan Bung Hatta. Rapat ini dibuka oleh Subkoordinator Sistem Manajemen Kinerja dan Informasi (SMKI), Dewi Endah Wasitarini. Agenda utama rapat mencakup evaluasi SPBE, prinsip penilaian SPBE, dan capaian SPBE tahun 2023.

Dalam paparannya, Dewi Endah menjelaskan bahwa evaluasi SPBE akan menilai berbagai indikator sesuai dengan kebijakan yang ada, termasuk kebijakan arsitektur, kebijakan internal peta rencana, kebijakan data, dan kebijakan jaringan internal. Ada empat domain utama yang menjadi fokus perhatian, yaitu Kebijakan, Tata Kelola, Manajemen, dan Layanan.

Pemenuhan kriteria umum SPBE tahun 2023-2024 mencakup lima level: rintisan, terkelola, terstandarisasi, terintegrasi, dan optimum. Pada tahun 2023, Perpusnas memperoleh Indeks SPBE sebesar 3,56 dengan target tahun 2024 sebesar 3,62. Evaluasi SPBE juga mencakup analisis SWOT yang memberikan gambaran mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi.

Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Bapak Dr. Joko Santoso, M.Hum mengapresiasi paparan yang disampaikan dan menekankan pentingnya SPBE sebagai bagian dari rencana strategis yang berhubungan dengan roadmap Reformasi Birokrasi (RB). Beliau juga mengingatkan pentingnya kebijakan yang bersifat mandatory dan tidak hanya terbatas pada unit Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) tetapi juga melibatkan seluruh unit kerja di Perpusnas. Transformasi digital dan integrasi sistem layanan terpadu menjadi fokus utama ke depan. Bapak Sestama juga mengingatkan pentingnya pembaruan data dan pemantauan kebijakan terkait dengan jangka waktu yang tepat.

Kepala Pusat Data dan Informasi Perpustakaan Nasional RI, Dr. Taufiq A. Gani,S.Kom., M.Eng.Sc., menekankan pentingnya strategi untuk mencapai target Indeks SPBE tahun 2024 sebesar 3,62. Beliau menjelaskan bahwa Perpusnas telah mencapai nilai tinggi dalam domain Kebijakan dan Layanan tetapi masih memiliki kelemahan di domain Tata Kelola dan Manajemen. Evaluasi rutin dan peningkatan kebijakan internal serta manajemen risiko menjadi prioritas untuk memperbaiki nilai SPBE yang masih rendah.

Setelah pemaparan dari Pak Sestama Perpusnas RI dan Kapusdatin Perpusnas RI dilanjutkan dengan tanggapan dari para peserta rapat. Dalam tanggapan para peserta melihat betapa pentingnya pembuatan SOP untuk pembangunan aplikasi SPBE di Perpusnas dan mengusulkan agar ada pelatihan TIK dan pembaruan kebijakan untuk mendukung proses pengembangan aplikasi.

Tidak hanya itu, penekanan pada kelemahan terkait penerapan SDM dan perlunya pakta integritas baru sehingga perlunya pelatihan terkait dengan SPBE dan manajemen risiko.

Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kinerja SPBE di Perpusnas dan mencapai target yang telah ditetapkan untuk tahun 2024.